Film James Bond akan rilis April 2020

Film seri franchise ke-25 James Bond akan dirilis pada Bulan April 2020. Kali ini si Agen Rahasia playboy itu akan beraksi di bawah judul No Time To Die. Sebagaimana yang dipublikasikan sampai saat ini film tersebut masih dalam tahap produksi yang sempat tersendat beberapa kali karena berbagai halangan.

Salah satu yang merupakan tantangan cukup berat bagi film ini adalah peristiwa ledakan yang menghancurkan set film di Pinewood Studios Inggris di Bulan Juni beberapa waktu lalu. Musibah tersebut menimbulkan kerusakan cukup berat serta satu orang kru mengalami cedera ringan.

Selain itu Daniel Craig, sang Aktor utama pemeran James Bond juga mengalami kecelakaan saat syuting dan cedera di bagian pergelangan kaki sehingga harus dioperasi. Craig sendiri mengaku bahwa No Time To Die adalah film terakhirnya berperan sebagai James Bond.

Sebagai tokoh villain atau antagonis adalah actor pemeran Fredie Mercury yang diganjar piala Oscar karena totalitasnya, Rami Malek. Setelah film James Bond sebelumnya yang dirilis 8 tahun lalu, pada seri ke-25 kali ini Anda dapat menyaksikan Ralph Fiennes sebagai atasan James Bond serta penampilan Lea Seydoux, aktris populer asal Prancis.

Tak hanya masalah musibah ledakan atau cederanya, Daniel Craig, penundaan produksi film seri waralaba ini ternyata juga dipicu perseteruan terkait scenario film. Pada bulan September tahun lalu sutradara film ini juga sempat mengalami pergantian dari Oscar Danny Boyle beralih kepada Cary Fukunaga.

Jadwal tayang film ini akhirnya disepakati tanggal 3 April 2020 di Inggris dan 5 hari kemudian di Amerika Serikat.

Rami Malek mengajukan syarat untuk berpartisipasi pada film James Bond

Malek mengaku tak begitu saja menyetujui tawaran untuk bermain sebagai teroris pada film Bond 25 itu. Dia mengatakan mengajukan beberapa syarat yang harus dilaksanakan oleh rumah produksi. Setelah sempat merasa ragu karena tak berniat menjadi karakter antagonis yang berhubungan dengan sebuah budaya atau agama. Misalnya teroris berlatar belakang Arab mengingat asal-usulnya yang berdarah Timur Tengah.

Dalam diskusinya dengan Cary Fukunaga, Malek menegaskan kalau dia tidak ingin memerankan penjahat yang akan mengidentikkan dirinya dengan agama atau ideology tertentu. Malek bahkan bersedia melepaskan kesempatan itu bila alasan Fukunaga merekrutnya adalah karena hal itu.

Karena jaminan bahwa karakter antagonis tersebut tak akan dihubung-hubungkan dengan agama atau kultur tertentu dia pun setuju menerima peran itu. Hingga kini actor berdarah Mesir tersebut belum menjelaskan secara rinci karakter yang akan diperankannya. Dirinya hanya mengatakan bahwa karakter teroris yang dibawakannya bukanlah sebagaimana yang banyak dikira orang.

Walaupun warga negara Amerika, namun actor kelahiran 1981 tersebut adalah imigran. Kedua orangtuanya asli dari Mesir dan pindah ke Amerika Serikat saat Malek masih kecil. Dalam sebuah wawancara Malek mengaku bahwa dirinya masih merasa sebagai orang Mesir. Dirinya tumbuh dewasa tanpa melupakan asal-usulnya. Malek juga mengatakan bahwa dirinya dibesarkan dengan budaya Mesir dan hingga kini masih merasa terikat dengan kultur serta masyarakat di sana. Rumornya Daniel Craig dan Rami Malek yang akan saling berhadapan dalam film No Time To Die tersebut akan berduel di Jamaika mengingat syuting film James Bond itu dilakkan di negara tersebut. Negara ini juga cukup istimewa bagi penulis novel tentang agen rahasia ini karena karakter James Bond diciptakannya di sana pada tahun 1953.

Read More